Hey Stalkers

Thanks for Stalk me here. I appreciate it, thats mean you care about me. xoxo, dinda

October 29, 2017

Sad News...

Hey guys,

since June, 2017 i decided to delete all my social media accounts.
well, not all of them actually.
I no longer have Path, Facebook, Instagram, Twitter, and Ask.fm.
So does the Whatsapp and Line (i used them in only an urgent occasion)

If u want to reach me, kindly text me, email me, or call me.

thank you!!

remember, i'm not blocking everyone, it just gone :)

p.s :

stalk me via my :
Soundcloud
Youtube 1st Channel
Youtube Main Channel
Linkedin

June 04, 2017

Pernahkah?

Pernahkah kamu mencintai seseorang?

Pernahkah kamu mencintai seseorang ketika semuanya sudah terlambat?

Aku pernah.

Seperti nya aku telah terlambat berdiri dengan perasaan ini disini sekarang.

Ketika semua sudah hampir lepas dari genggaman bahkan dari hadapan.

Berusaha bertahan.

Terkadang justru perasaan bertahan ini sedikit mencubit hati ku.
Bukan karena lelah, karena aku merasa egois.

Ketika dia tidak menginginkan nya,
Dan aku masih memaksakannya.

Tuhan adalah satu satunya tempat ku bercerita.

Bercerita dengan Tuhan menghasilkan beberapa reaksi.

Lega, semakin khawatir atau bahagia.

Aku yakin Tuhan sedang mempersiapkan jalan terbaik menurut Nya.

Apa yang harus kulakukan Tuhan?

Apa yang harus aku lakukan?

Apa begitu rumit atau besar kesalahan ku, sehingga permasalahan ini tidak bisa diselesaikan?


June 01, 2017

The Dua.

A mistakes.

I made a mistakes and a big mistake.

It's a mistake to hurt you. Your feelings.
It's a mistake to be selfish everyday.
It's a mistake not to think that you're worth.
It's a mistake still think about my past, and bring them up to the future.

No,
It's no your fault for treated me that way.

It's my fault for making mistakes almost every single day.

I asked God, in my Dua,
What should i do?

Leaving you or just stay?

and, everytime,
After that, like the Air,
STAY is the answer.

But i don't know what's the answer of your Dua.

I'm sorry. For all the things i've done and said.

But now, in my courage,
I already get rid my past
Burried them in my deepest heart.

May 09, 2017

But why now?

I'm drowning.

I'm drowning in the ocean of missing you.
Where the deepest is called pain.

And the wave is called love.

I miss you.

I miss how you make me feel.
In my special day.

But, yesterday.

It feels like,
The worst day in my life.

Not having you by my side.

I miss you,

Saying happy birthday.
At always 00.00 am the day i was born
And 00.00 after the day pass.

I miss how you try harder to be by my side on my special day.

Spending time together.

How your little surprised bright up my day.

How your birthday cake make my lips smile.

How your birthday gift made every second worth.

How your hugs calms my chaos mood.

How your kiss mean a lot for me.

I'm drowning all over again.

It feels good.
Drowning in the ocean of missing you.

But,

Why now?

May 07, 2017

You left a scars.

It just,
Feels like the heart got stab a hundred times with knife,
If i think about that all over again.

You know,
The only reason i keep being single
Before i found you,
Is because I'm scared someone
Will hurt me again and leave a scars in my heart.

Then, it happen.
Again.

I don't know.
Whether I'm stupid.
Or you're mean.

All i know is,
It keeps hurting me.
Everytime.

Even when i close my eyes.

May 04, 2017

Di ujung lelahku.

Melepaskan.

Mungkin itu adalah kata kata yang susah dilakukan oleh orang kebanyakan.
Dan mungkin itu adalah kata kata yang paling sulit diucapkan.

Aku sangat paham akan kata kata itu.

Aku melepaskan bukan karena menyerah, 
aku hanya saja sangat lelah.

Mungkin ini baru sebentar,
tapi entah kenapa perasaan lelah kian datang.

Hingga, 
aku merasa aku sudah cukup lelah.

Memperjuangkan adalah kata yang mudah diucapkan.
Tapi sungguh sulit untuk dilakukan.

Aku mungkin akan menghilang,
mundur perlahan,
hingga pergi untuk selamanya.

Memperjuangkan dan Melepaskan adalah dua kata yang selalu kupikirkan.
Namun, ku pilih melepaskan dari pada memperjuangkan.

Aku lelah.
Perasaan ku yang mencintai mu sejujurnya sangat besar.
Tetapi kalah dengan perasaan lelah yang selalu kurasakan.

Memperjuangkan sesuatu sendirian itu memang tidak mudah.
Kupikir aku akan bisa memperjuangkan.
Ternyata harus selesai di kata menyerah.

Maaf,
aku ternyata begitu lelah harus berjuang sendirian.

Maaf,
kata kata ku ternyata hanya rayuan semata.

Maaf,
mungkin benar kata orang, 
lepaskan lah, maka jika kalian bersama lagi
hubungan kalian patut dipertahankan.

Maaf, 
lelahku mengalahkan perasaan ku kepadamu.

Ya,
mungkin aku memang tak pantas untuk diperjuangkan.

Mungkin karena aku lemah,
atau karena aku yang salah.

Biarlah hubungan kita begini adanya.

Karena,
aku lebih memilih lelahku,
dibandingkan diri mu.

May 03, 2017

Pesan untuk Masa Depan ku.

Untuk masa depan ku.

Maafkan aku yang beberapa hari ini membuat mu kecewa,
bingung dan juga cemburu.

Aku egois, aku tau itu.

Aku sudah berjanji pada diriku.
Perasaan yang ada saat ini, hanya untuk kamu.
Bukan untuk masa lalu ku.

Dia hanya bagian dari cerita hidup ku dulu.

Semua sudah selesai. Berakhir bersamaan dengan perasaan yang kutulis hari ini.

Jangan cemburu.

Aku tulus mencintai mu.

Kesalahan dulu yang kulakukan kepada masa lalu ku,
tak akan ku ulangi dengan mu.

Aku tidak mau kehilangan mu.

Karena aku begitu mencintai mu beserta kekurangan mu.

Kita sudah pernah saling mengkhianati.
Dan kita saling memaafkan.

Kurasa, cinta kita begitu besar.
Hingga aku merasa aku harus mempertahankan apapun halangan yang terjadi.
Toh, kita sudah terbiasa melalui rintangan rintangan besar seperti ini?

Ku pastikan kepadamu.
Aku tidak akan pernah mencari yang lain.
Karena aku yakin kamu lah masa depan yang selama ini kutunggu.

Pintu hati ku telah yakin kubangun lagi dengan fondasi yang kuat.
Tak akan kubiarkan siapapun masuk dan merusak nya.
Hanya kamu yang kuberikan kunci pintu hati ku,
supaya kamu bisa leluasa masuk kapan pun kamu mau.

Satu hal yang harus kamu tau dan kamu jawab :
aku begitu mencintaimu, akan kuperjuangkan kamu, apapun resiko nya. Apakah kamu mau berusaha juga seperti aku memperjuangkan mu? Atau itu hanya harapan dan khayalan ku saja?


Jika tidak, aku akan berhenti mencintai mu. Saat ini juga.

Perasaan untuk masa lalu ku.

Untuk masa lalu ku.

Selamat atas kabar membahagiakan itu.
Sejujurnya, aku sangat senang melihat mu tersenyum bahagia seperti itu.
Namun, ada sebagian perasaan ku yang cemburu.

Maaf,
3 tahun selama masa bahagia kita, aku tidak pernah memberi mu cinta yang cukup dan perlakuan yang pantas untuk mu.

Maaf,
aku telah mengecewakan mu dan keluarga mu.
Aku sungguh menyesal membuat keluarga mu terluka.

Maaf,
aku telah mengkhianati cinta mu yang tulus kepada ku.

Maaf,
aku telah melukai hati mu atas pengkhianatan ku.

Maaf,
aku tidak pernah mengakui mu sebagai pacar ku di depan keluarga ku.

Maaf,
karena aku masih mencintai mu.

Aku salah.
Aku tau itu, dan aku mengakui itu.
Perlakuan mu yang kasar saat itu, mungkin karena dipicu masalah masalah yang membuat mu stress. Dan, aku malah menambah beban mu.

Seharusnya aku menghibur mu, menenangkan mu, tetapi justru aku mengkhianati mu.
Dengan dalih, perlakuan kasar mu terhadap ku.

Aku merasa ini tidak adil.
Mimpi yang kita bangun bersama, harus kamu raih dengan perempuan lain.
Bukan aku.

Biarlah dengan tulisan ini, perasaan ku kepadamu juga terbawa, hingga, tak menyisakan apapun di hatiku lagi.

Aku mencintai mu dulu, dan hanya sampai saat ini.

Karena, begitu aku terbangun esok hari,
hatiku dan perasaan ku hanya milik kekasih ku.